Gerakan Peduli Palestina: Tidak Ada Kata Setuju akan Penjajahan, termasuk Palestina

Beberapa anggota ortom Muhammadiyah jepara sedang istirahat di tempat yang dipimpin oleh komandan barisan di depan masjid At-Taqwa Jepara

Jepara, lazismujepara.org – Lazismu bersama ortom-ortom dan organisasi siswa-siswa Muhammadiyah mengadakan penggalangan dana untuk saudara-saudara kita di Palestina pukul 16.00 WIB yang bertempat di Perempatan Mantingan dan alun-alun Jepara.

Ketua Badan Pengurus Lazismu Jepara, Nur Kholis, SE, MM menyampaikan bahwa hal ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dan reaksi warga negara Indonesia khususnya muslim bahwa tidak ada kata setuju sampai kapan pun akan penjajahan dimana saja, termasuk penjajahan terhadap warga dan anak-anak di Palestina.

“Kita tidak bisa berbuat apa-apa kecuali hanya sebuah gerakan kecil ini. Pada sebelumnya donasi telah kita salurkan sekitar satu miliyar ke Palestina, namun kita akan terus bergerak sebagai bukti bahwa ada bentuk kepedulian dari warga negara Indonesia,” Ujar Nur Kholis, (Jumat, 21/05/21)

Tampak seorang pengemudi memberikan sumbangan berupa uang kepada relawan pencari dana untuk Palestina

“Gerakan yang hendak digelar tidak hanya di hari Jumat (21/05/21) tetapi hingga Ahad (23/05/21). Kita tidak akan mentargetkan perolehan tetapi kita tetap berusaha untuk tetap mengajak masyarakat menempatkan tangan mereka di atas untuk memberikan wujud keikhlasan yang sangat besar berupa sumbangan dana,” Lanjutan dari Nur Kholis, (Jumat, 21/05/21)

“Pada sore ini (21/05/21) kita fokus ke penggalangan dana kemudian hari esoknya (22/05/21) penggalangan dana kembali, kemudian di hari Ahad (23/05/21) nanti kita iringi orasi untuk pembuktian bahwa kita memang ada gerakan menyangkut kepedulian terhadap warga Palestina. Selain itu, dengan diadakannya orasi diharapkan dapat membangkitkan ghirah dan semangat kita terhadap sesama manusia, apalagi saudara se-Iman dan se-Islam apabila terjadi penindasan dan penjajahan di wilayah tersebut,” begitu kata Nur Kholis, (Jumat, 21/05/21)

Tampak dua relawan dari ortom Muhammadiyah sedang berjalan di alun -alun Jepara

Dana yang telah terkumpul dari gerakan ini akan diproses dari Lazismu daerah lalu diserahkan ke wilayah kemudian diserahkan lagi ke pusat, selanjutnya dari pusat menghubungi Kementrian di  Palestina. Hal ini sudah biasa Lazismu lakukan antara Non-Governmental Organization (NGO) kepada Rakyat Palestina.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *