Apresiasi Lazismu Jepara Kepada Kader TB Care Aisyiyah

Jepara. Penyakit Tuberkulosis menjadi ancaman yang mematikan bagi negara-negara di dunia. Data dari WHO Global Tuberculosis Report 2016, disebutkan bahwa Indonesia dengan jumlah penduduk 254.831.222, menempati posisi kedua dengan beban TB tertinggi di dunia. TB di Indonesia juga merupakan penyebab nomor empat kematian setelah penyakit kardiovaskular.

Lazismu memberikan apresiasi kepada kader TB Care ‘Aisyiyah kabupaten Jepara. Sebagai organisasi komponen persyarikatan Muhammadiyah yang ikut berkiprah dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan tersebut juga diikuti oleh Para pria dan wanita di Kabupaten Jepara  sebagai kader TB ‘Aisyiyah.

Upaya pemberantasan penyakit Tuberculosis (TB) dilakukan oleh pemerintah melalui Kementerian Kesehatan dan organisasi organisasi tertentu yang peduli kepada penderita dan penanganganan penyakit TB. Salah satu peran tersebut dilakukan oleh kader TB ‘Aisyiyah Kabupaten Jepara yang berada di bawah Community TB-HIV Care ‘Aisyiyah Kabupaten Jepara.

Meski tergolong penyakit yang mematikan, Tuberkulosis dapat disembuhkan dengan pengobatan obat anti TBC (OAT) yang tepat. Namun kuman TBC dapat berkembang menjadi resistan atau kebal terhadap OAT, salah satunya dikarenakan ketidakpatuhan pengobatan. Munculnya resistansi terhadap OAT telah menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di sejumlah negara dan menjadi ancaman dalam pengendalian dengan pengobatan obat anti TBC (OAT) yang tepat.

Berdasarkan WHO Global TBC Report 2017, estimasi kasus TBC Resistan Obat (TBC RO) di Indonesia sekitar 2,8 persen dari seluruh kasus baru TBC dan sekitar 16 persen dari kasus TBC pengobatan ulang. Perkiraan insiden kasus TBC RO di Indonesia sebanyak 32.000, sedangkan perkiraan dari notifikasi kasus TBC tahun 2016 sekitar 11.000. Hingga November 2017, telah ditemukan kasus TBC RO sebanyak 3.458, namun belum seluruhnya diobati, hanya sekitar 2.510 (73 %) yang disebabkan karena pasien telah meninggal dan belum bersedia diobati.

Jika usaha sudah dimaksimalkan maka jangan lupa disertai doa mengharap kesembuhan kepada Allah SWT. Semoga terhapus dosa-dosa dan mengalir pahala kesabaran.

Terimakasih bagi para donatur yang telah menyalurkan bantuannya. Semoga jadi amal ibadah bapak ibu sekalian.

Mari kita dukung program – program Lazismu Jepara dengan berzakat infak dan sedekah melalui :

1. Layanan antar jemput donasi : 08998931343

2. Transfer ke rekening Lazismu Jepara

Bank Zakat

BNI Syariah : 1421 200 211

Mandiri Syariah : 709 8590 007

Bank Infak

BNI Syariah : 1421 200 175

Mandiri Syariah : 709 8588 005

An Lazismu Jepara

3. Datang ke kantor Lazismu Jepara (Gedung Zakat Center Jepara) Jl AR Hakim 53 Kauman Jepara (Simpang Ruwet Jepara)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *