Budaya Ora “Nyampah”

Sabtu 15 September 2018 merupakan hari bersih bersih sampah sedunia atau bisa disebut World Clean up day (WCD) . Momentum ini siperingati setiap satu tahun sekali. Ada 150 Negara yang berpartisipasi dalam aksi World Clean up Day (WCD) ini melibatkan 350 Juta relawan yang bergerak serentak di tingkat internasional. Di indonesia sendiri target relawan untuk aksi World Clean up Day (WCD) 13 Juta Relawan untuk aksi ini. Sementara di Jawa Tengah sendiri ditargetkan 3 Juta Relawan , dengan target seperti itu, tiap kecamatan ditargetkan 3.000 relawan untuk aksi ini di setiap kecamatan daerah masing masing. Aksi ini memang disupport langsung dari pemerintah dengan terbitnya langsung Surat Edaran dari Bupati . Dengan adanya surat edaran itu, Koordinator aksi World Clean up day di Kabupaten Jepara ,Gunawan mengarahkan aksi ini juga ke sekolah sekolah di Kabupaten Jepara. Harapan Agar target dapat tercapai. Aksi World Clean Up day ini berpusat di Pantai Kartini Jepara. Dengan mengundang Bupati Jepara, Kapolres, Dandim, dan dinas lingkungan hidup. Aksi ini melibatkan Relawan di Kabupaten Jepara, diantaranya Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) BAGANA, Para Pecinta Alam. Semua yang tergabung di aksi WCD di Pantai Kartini mencapai 250 Relawan. Pembukaan aksi ini dimulai pukul 07.00 WIB.

Para Relawan bersemangat dalam aksi ini, mereka terbagi untuk beberapa kelompok dan setiap kelompok di beri titik tempat yang akan dibersihkan. Sampah yang diambil merupakan Sampah yang Anorganik yang tidak bisa terurai oleh alam misal, plastik, pempers, dll. Selain mengambil sampah plastik, para relawan dalam aksi inipun dilarang membawa plastik untuk minum, jadi untuk minum relawan disediakan galon dan para relawan membawa botol minum dari rumah. Ini bertujuan agar mengurangi penggunaan plastik dalam sehari hari, supaya sampah plastik dapat terkurangi. Selama aksi ini berlangsung, MDMC Jepara bekerjasama dengan Lazismu dan Klinik Aisyiyah Jepara melakukan pemeriksaan Gratis untuk Umum. Pemeriksaan meliputi, Tekanan Darah, Kolesterol, Asam urat, Gula darah, dan tentunya konsultasi dengan dokternya langsung. Aksi ini berlangsung hingga pukul 11.00 WIB.

Aksi World Clean up day (WCD) ini merupakan kegiatan yang sudah tidak asing lagi di Jepara, Setiap satu minggu sekali Komunitas Gerakan Punggut Sampah melakukan aksinya di Pantai pantai di Jepara. Harapanya Gerakan Punggut Sampah (GPS) adalah sebuah gerakan bagaimana kita memberikan edukasi kepada masyarakat dan dapat bermunculan Gerakan Punggut Sampah (GPS) baru di setiap kecamatan di Jepara agar tidak hanya melimpahkan sampahnya ke Petugas Sampah ” Biar masyarakat peduli akan lingkungan dan menetapkan Budaya Ora Nyampah” Ujar Gunawan Koordinator Aksi World Clean up Day

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *