Ekspedisi Klinik Apung Sa’id Tuhuleley

Ketika bom bunuh diri terjadi di Surabaya dengan mengatasnamakan agama tertentu untuk Basudara kita Nasrani di Gereja 2, kami tim kesehatan klinik APUNG SA’ID Tuhuleley milik Muhammadiyah melakukan baksos dan pembagian bantuan berupa solar sel untuk warga masyarakat desa TAWANEWANE Maluku tengah. Ada cerita menarik dibalik perjalanan ini di mana desa TAWANEWANE tersebut masyarakat nya mayoritas beragama Non-muslim alias Nasrani akan tetapi pimpinan masyarakat desa TAWANEWANE tersebut beragama Islam, beliau seorang mualaf haji dan lagi hal yang sangat mengesankan dari masyarakat tersebut terhadap pimpinan desa mereka yaitu sebuah rumah beliau juga ia pinjamkan sementara untuk masyarakat melakukan aktivitas ibadah dan juga digunakan sebagai tempat sekolah untuk anak2 di desa TAWANEWANE tersebut.

Inilah contoh hidup berdampingan dengan baik antara sesama umat beragama toleransi yg di utamakan.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *